MENSOSIALISASIKAN SUNSET POLICY DENGAN KONSEP PEMASARAN14 Agustus 2008
MENSOSIALISASIKAN SUNSET POLICY DENGAN KONSEP PEMASARAN Program Sunset Policy dan Keluarga Berencana (KB) adalah sama-sama program Pemerintah. Yang membedakan adalah Sunset Policy adalah program pemerintah untuk menghapuskan sanksi Pajak bagi Wajib Pajak yang menyampaikan dan atau membetulkan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2007 dan sebelumnya. Sedangkan Program Keluarga Berencana (KB ) adalah Program Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membatasi jumlah anak. Mengapa program Keluarga Berencana bisa dengan mudah diterima masyarakat dibanding dengan Program Sunset Policy ? Karena program KB dikomunikasikan kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah serta menonjolkan Manfaat dari Program KB tersebut. Dengan melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) kesejahteraan masyarakat akan meningkat karena biaya untuk mencukupi kebutuhan anak akan lebih sedikit, sehingga akan mempunyai sisa uang yang bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Dengan melihat fakta bahwa orang yang melaksanakan program KB lebih sejahtera, maka masyarakat segera berduyun-duyun untuk melaksankan program KB. Ini adalah suatu kampanye pelayanan masyarakat yang menggunakan konsep pemasaran yang cerdas dan kreatif. Bagaimana mengkampanyekan Sunset Policy kepada Wajib Pajak dengan menggunakan konsep pemasaran secara cerdas dan kreatif sehingga Wajib Pajak yang segera menyampaikan dan atau membetulkan SPT PPh tahun pajak 2007 dan sebelum? Pajak merupakan hal yang paling tidak disukai oleh setiap orang, sehingga orang akan berusaha untuk menghindarinya. Karena Pajak merupakan hal yang paling dibenci, maka dalam mengkampanyekan pajak terutama Sunset Policy kita harus lebih banyak menonjolkan kesenangan dengan adanya program Sunset Policy. Kesenangan yang bagaimana yang dapat kita tonjolkan dalam mengkampenyekan Sunset Policy? Sunset Policy merupakan Program Penghematan Pajak bagi Wajib Pajak. Mengapa merupakan program penghematan pajak bagi Wajib Pajak? Karena bagi Wajib Pajak yang menyampaikan dan atau akan membetulkan SPT PPh tahun pajak 2007 dan sebelumnya pada tahun 2008 akan mendapatkan penghematan pajak melalui sanksi penghapusan Pajak.
Sebuah bukti bahwa unsur kesenangan yang ditonjolkan akan menghasilkan keuntungan yang maksimal adalah Iklan Susu Tinggi Kalsium yang ditayangkan di sebuah stasiun Televisi. Dalam Iklan Susu tersebut ditayangkan unsur kesenangan yang cukup menonjol yaitu jika orang mengkomsumsi susu tinggi kalsium tulangnya akan kuat sehingga setelah mereka tua jalannya tidak bungkuk. Dilain pihak didalam Iklan tersebut juga ditampilkan seorang nenek yang berjalan bungkuk karena tidak mengkomsumsi susu tinggi kalsium. Setelah Adanya Iklan tersebut, penjualan susu tinggi kalsium naik gila-gilaan. Mensosialisasikan Sunset Policy dengan konsep pemasaran dapat dilakukan melalui banner-banner maupun melalui media elektronik seperti radio. Banner-Banner dapat dibuat dengan gaya bahasa yang menarik, mudah dimengerti dan HARUS MENONJOLKAN UNSUR YANG MENYENANGKAN WAJIB PAJAK. Mengapa harus menonjolkan dengan bahasa yang menarik, mudah dimengerti dan harus menonjolkan unsure kesenangan ? Karena berdasarkan hasil riset menunjukan bahwa : Rata-rata orang baru akan mengambil suatu tindakan setelah melihat 9x suatu informasi. Yang menjadi masalah berdasarkan hasil riset dari setiap 3x informasi yang diperhatikan hanya 1x. Jadi Jika kita menginginkan orang bertindak,Orang tersebut harus melihat informasi sebanyak 9x3 = 27 kali. Adapun Unsur-unsur yang harus dipenuhi agar banner-banner Sunset Policy menarik dan efektif adalah: 1. Tonjolkanlah unsur Kesenangannya. Ungkapan yang menonjolkan unsur kesenangan adalah Dapatkan Penghematan Pajak Jutaan Rupiah hanya dengan Menyampaikan atau membetulkan SPT PPh Tahun 2007 dan Sebelumnya. ( Pajak biasanya merupakan Pemborosan bagi perusahaan, disini malah ditawarkan Penghematan Pajak melalui Program Sunset Policy, Wajib Pajak mana yang tidak akan tergiur). 2. Komunikasikan bahwa Sunset Policy adalah sifatnya terbatas dan jarang terjadi sehingga menjadi Sesuatu yang langka dan diharapkan oleh setiap Wajib Pajak. Ungkapan yang menggambarkan sifatnya langka dan terbatas adalah Hanya berlaku pada tahun 2008. Setelah tahun 2008 tidak ada lagi program Sunset Policy 3. Gunakan kata-kata provokatif agar Wajib Pajak mau melakukannya.Ungkapan kata-kata provokatif terdiri dari : SEGERA, MUMPUNG LAGI ADA SUNSET POLICY, BURUAN, JANGAN SAMPAI KEHABISAN. Sebagai ilustrasi, menurut Anda iklan mana yang PALING MENARIK ?
BANNER I : “MANFAATKAN SUNSET POLICY TAHUN 2008 DENGAN MENYAMPAIKAN SPT DAN ATAU MEMBETULKAN SPT PPH TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA”UNTUK INFORMASINYA HUBUNGI KANTOR PELAYANAN PAJAK TERDEKAT.BANNER II : “MUMPUNG LAGI ADA SUNSET POLICY, DAPATKAN PENGHEMATAN PAJAK JUTAAN RUPIAH DENGAN HANYA MELAPORKAN atau MEMBETULKAN SPT TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA “PROGRAM SUNSET POLICY INI HANYA BERLAKU UNTUK TAHUN 2008.Untuk Informasinya hubungi : KPP tempat TerdaftarBANNER : III “BURUAN LAPORKAN DAN BETULKAN SPT TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA” “MUMPUNG LAGI ADA PENGHAPUSAN SANKSI PAJAK” PROGRAM PENGHAPUSAN SANKSI PAJAK INI HANYA BERLAKU UNTUK TAHUN 2008 UNTUK INFORMASINYA HUBUNGI : KANTOR PELAYAN PAJAK TERDEKAT ATAU KLIK : www.pajak.go.id
|